Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Jumat, 06 April 2012
Dalam ajang FLSSN di kecamatan Gemawang tahun 2012 SDN 2 Banaran mengirimkan 9orang siswa untuk mewakili sekolah dalam berbagai bidang lomba, yang terdiri atas :
- Lomba Mengarang
- Lomba Baca puisi
- Lomba Cipta puisi
- Lomba Pidato bahasa Indonesia
- Lomba Melukis
- Lomba Cerita bergambar
- Lomba Cipta lagu
- Lomba Menyanyi tunggal
- Lomba Ketrampilan
- Muhammad Syafrudin, meraih juara 1 dalam Lomba Ketrampilan
- Nur Khayati, meraih juara I dalam Lomba Cipta Lagu
- Nanang Fatori, meraih juara 3 dalam lomba Melukis
- Khalifatu Zakiah, meraih juara 3 untuk Lomba Cerita Bergambar
Dengan semakin meningkatnya kualitas pendidikan di Sekolah Kami, semoga kami dapat membawa para siswa untuk mengantarkan para siswa meraih prestasi yang jauh lebih baik.
Kamis, 26 Januari 2012
Dalam rangka meningkatkan profesionalisme guru Sekolah Dasar di wilayah kecamatan Gemawang, khususnya dalam pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan tematik, UPT Dinpendik Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung bekerjasama dengan Penerbit Erlangga menyelenggarakan Workshop pembelajaran Tematik yang diselenggarakan selama tiga hari, yakni sejak hari Rabu, 25 Januari 2012 hingga Jum'at 27 Januari 2011. Workshop diikuti sekitar 120 peserta, yang berasal dari seluruh Sekolah Dasar di wilayah kecamatan Gemawang, termasuk di dalamnya lima orang guru dari SN 2 Banaran, beserta Bapak Durus Setiyono, S.Pd selaku kepala sekolah.
Meskipun penuh kesederhanaan, kehadiran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Temanggung yang baru, Bapak Edi Susatyo, memberikan arti tersendiri bagi para peserta workshop. Guyonan segar yang beliau lontarkan saat memberikan sambutan, turut memeriahkan suasana workshop. Juga pembawaan Ibu Dyah Sulistyowati, M.Pd selaku pemateri yang ramah mampu mengusir kejenuhan.
Kami, memandang sangat perlu mengirimkan para guru agar mengikuti workshop tersebut, mengingat pelaksaan pembelajaran dengan pendekatan tematik bagi kelas I s/d kelas III yang diamanahkan KTSP SDN 2 Banaran masih menjadi "barang baru " bagi kami. Dengan mengikuti workshop ini, kami harapkan para guru, khususnya yang mengampu kelas I - III, dapat memperbaiki proses pembelajaran yang sudah dilaksanakan selama ini, yang hasil akhirnya adalah semakin meningkatnya kualitas pembelajaran di SDN 2 Banaran. Kualitas Pembelajaran disini tentunya bukan hanya nilai UN yang semakin meningkat, tetapi juga terbentuknya pribadi siswa yang berprestasi dan berkarakter.
Selain materi tentang pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan tematik, dalam workshop juga disinggung mengenai pengintegrasian nilai-nilai karakter budaya bangsa dalam pembelajaran.
Kami ingin berbagi sedikit oleh-oleh yang kami peroleh, RPP pebelajaran tematik yang sudah mengintegrasikan pengembangan karakter. Format dalam RPP ini sedikit berbeda dengan contoh-contoh yang selama ini banyak beredar. Jika dalam contoh yang banyak beredar SK, KD, tujuan pembelajaran, indikator dan langkah-langkah pembelajaran dikelompokkan per-bagian, untuk dilaksanakan selama + tiga minggu, dalam workshop ini disajikan contoh RPP dimana setiap SK, KD, tujuan pembelajaran, indikator dan langkah-langkah pembelajaranjuga evaluasi di sajikan perhari, sehingga memudahkan dalam pelaksanaan. Dalam RPP ini dalam setiap langkah pembelajaran juga dicantumkan dengan jelas karakter yang ingin ditanamkan pada siswa.
Untuk lebih jelasnya, silahkan download contoh RPP tersebut DISINI
Dua hal yang sangat ditekankan Dyah Sulistyowati, M.Pd dalam pembelajaran tematik yakni: pertama, bahwa titik berat pembelajaran di kelas bawah Sekolah Dasar adalah untuk pemantapan kemampuan calistung, jadi dalam setiap pembelajaran ( setiap hari ), kegiatan membaca, menulis, dan berhitung, harus selalu dimunculkan, dan mendapat porsi 50% dari seluruh waktu dalam kegiatan inti. Yang kedua, melibatkan siswa secara aktif dalam pembelajaran adalah wajib hukumnya. Yang selama ini masih banyak terjadi adalah guru terlalu bersemangat memberi, sehingga potensi siswa untuk menemukan sendiri kompetensi yang harus dikuasai, kurang tergali.
Demikian catatan kami dalam workshop kemarin, semoga bermanfaat!!!!
Selasa, 17 Januari 2012
Penyaluran Dana BOS Catat Rekor Baru
Posted by sdn2banaran | Selasa, 17 Januari 2012 | Category:
Berita
|
0
komentar
--- Penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) 2012 mencatat
rekor baru. Pada pekan ketiga triwulan pertama, penyaluran dana ini
sudah mencapai 92,41 persen dari total anggaran pada periode ini, atau
Rp5,18 triliun dari Rp6,8 triliun. Dibandingkan 2010 dan 2011, yang
penyaluran dana BOS baru mencapai 90 persen pada bulan kedua dan ketiga
pada triwulan pertama, tahun ini adalah yang terbaik.
Untuk memastikan apakah penyaluran dana BOS
benar-benar telah sampai ke sekolah, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Mohammad Nuh mengecek langsung kepada kepala dinas pendidikan, kepala
sekolah, orang tua siswa, bahkan kepada siswa, melalui telekonferensi ke
tujuh perguruan tinggi negeri. Perguruan tinggi tersebut adalah
Universitas Cenderawasih Jayapura, Universitas Negeri Semarang,
Universitas Tanjungpura Pontianak, Universitas Samratulangi Manado,
Universitas Hasanuddin Makassar, Universitas Nusa Cendana, dan
Universitas Negeri Jambi.
“Kenapa kita memilih memanfaatkan fasilitas yang
ada di universitas untuk urusan BOS? Karena ini adalah simbol
kebersamaan kita dalam dunia pendidikan,” kata Menteri Nuh dalam
telekonferensi di ruang kantor Kemdikbud, Senin (16/01).---kemendiknas.go.id: 17-01-2011
Dari telekonferensi tersebut, diketahui ada tiga
kabupaten di Papua yang belum menyalurkan dana BOS 2012. Pasalnya, letak
geografis kabupaten tersebut sulit untuk dijangkau, sehingga memerlukan
penjemputan khusus dan waktu yang lebih lama. Kepala Dinas Pendidikan
Provinsi Papua, James Modouw, menjanjikan tanggal 19 atau 20 Januari ini
kabupaten tersebut akan menerima dana BOS.
Mendikbud juga sempat berbicara dengan salah satu
orang tua siswa dari Manado, yang gembira karena anaknya bisa belajar
tanpa ada pungutan dari sekolah. Laki-laki yang tidak menyebutkan
namanya tersebut menceritakan, meski dirinya bekerja sebagai tukang
ojek, anaknya bisa tetap bersekolah. Bahkan, anak sulungnya saat ini
telah duduk di bangku kuliah.
“Saya sangat berterima kasih kepada pemerintah,
karena biaya sekolah anak saya sangat terbantu dengan adanya dana BOS,”
katanya sambil tersenyum. Begitu juga dengan Mega Wardani, siswi kelas
IX SMP Negeri 41 Semarang, mengaku tidak dipungut biaya untuk
sekolahnya.
Dari keterangan yang disampaikan tujuh kepala
dinas pendidikan tersebut, diketahui bahwa pemerintah daerah juga sangat
fokus pada penyaluran dana BOS. Terbukti dari semua proses, mulai dari
penandatanganan naskah hibah sampai transfer ke rekening sekolah, tidak
ada hambatan yang berarti. Untuk itu, Mendikbud menyampaikan
penghargaannya kepada pemerintah daerah dan semua pihak yang telah
bekerjasama dalam menyalurkan dana BOS 2012.
Selain memastikan penyaluran dana BOS 2012,
Mendikbud juga mengecek pelaksanaan rehabilitasi sekolah di tujuh lokasi
tersebut. Bahkan, akhir Januari ini, Mendikbud dijadwalkan akan
langsung meninjau rehabilitasi sekolah di Papua, sekaligus berkoordinasi
dengan pemerintah daerah Papua untuk pelaksanaan program menjangkau
yang tidak terjangkau. (Aline)
dikutip dari -kemendiknas.go.id, diakses tanggal 17-01-2011
Rabu, 28 September 2011
SDN 2 Banaran Juga Hadir di Facebook
Posted by sdn2banaran | Rabu, 28 September 2011 | Category:
Berita
|
0
komentar
Dalam rangka meningkatkan interaktifitas dengan pengguna, SDN 2 Banaran juga hadir dalam jejaring sosial. Untuk saat ini Sekolah kami baru hadir di Facebook, untuk dapat terhubung dengan kami Anda dapat menghubungi alamat kami di http://www.facebook.com/sdn2banaran
Anda dapat mengajukan pertanyaan, saran, informasi kepada kami melalui alamat tersebut.
Langganan:
Postingan (Atom)



