Maaf saat ini blog kami masih dalam proses perbaikan
cf
sd
Tampilkan postingan dengan label Perangkat Pembelajaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perangkat Pembelajaran. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Januari 2012

Perangkat Pembelajaran SBK SD

Posted by sdn2banaran | Selasa, 17 Januari 2012 | Category: , , , , | 0 komentar

A. Latar Belakang
Muatan seni budaya dan keterampilan sebagaimana yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia  Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan tidak hanya terdapat dalam satu mata pelajaran karena budaya itu sendiri meliputi segala aspek kehidupan.  Dalam mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan, aspek budaya tidak dibahas secara tersendiri tetapi terintegrasi dengan seni.  Karena itu, mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan pada dasarnya merupakan pendidikan seni yang berbasis budaya.

Pendidikan Seni Budaya dan Keterampilan diberikan  di sekolah karena keunikan, kebermaknaan, dan kebermanfaatan terhadap kebutuhan perkembangan peserta didik, yang terletak pada pemberian pengalaman estetik dalam bentuk kegiatan berekspresi/berkreasi dan berapresiasi  melalui pendekatan: “belajar dengan seni,” “belajar melalui seni” dan “belajar tentang seni.” Peran ini tidak dapat diberikan oleh mata pelajaran lain. 

Pendidikan Seni Budaya dan Keterampilan memiliki sifat multilingual, multidimensional, dan multikultural.  Multilingual bermakna pengembangan kemampuan mengekspresikan diri secara kreatif dengan berbagai cara dan media seperti bahasa rupa, bunyi, gerak, peran dan berbagai perpaduannya.  Multidimensional bermakna pengembangan beragam kompetensi meliputi konsepsi (pengetahuan, pemahaman, analisis, evaluasi), apresiasi, dan  kreasi dengan cara memadukan secara harmonis unsur estetika, logika, kinestetika, dan etika. Sifat multikultural mengandung makna pendidikan seni menumbuhkembangkan kesadaran dan kemampuan apresiasi terhadap beragam budaya Nusantara dan Mancanegara.  Hal ini merupakan wujud pembentukan sikap demokratis yang memungkinkan seseorang hidup secara beradab serta toleran dalam masyarakat dan budaya yang majemuk.

Pendidikan Seni Budaya dan Keterampilan memiliki peranan dalam pembentukan pribadi peserta didik yang harmonis dengan memperhatikan kebutuhan perkembangan anak dalam mencapai multikecerdasan  yang terdiri atas kecerdasan intrapersonal,  interpersonal, visual spasial, musikal, linguistik, logik matematik, naturalis serta kecerdasan adversitas, kecerdasan kreativitas, kecerdasan spiritual dan moral, dan kecerdasan emosional. 

Bidang seni rupa, musik, tari, dan keterampilan memiliki kekhasan tersendiri sesuai dengan kaidah keilmuan masing-masing.  Dalam pendidikan seni dan keterampilan, aktivitas berkesenian harus menampung kekhasan tersebut yang tertuang dalam pemberian pengalaman mengembangkan konsepsi, apresiasi, dan kreasi.  Semua ini diperoleh melalui upaya eksplorasi elemen, prinsip, proses, dan teknik berkarya dalam konteks budaya masyarakat yang beragam.

B. Tujuan
Mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
1.  Memahami konsep dan pentingnya seni budaya dan keterampilan
2.  Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni budaya dan keterampilan
3.  Menampilkan kreativitas melalui seni budaya dan keterampilan
4.  Menampilkan peran serta dalam seni budaya dan keterampilan dalam tingkat lokal, regional, maupun global.

C.  Ruang Lingkup
Mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
  1. Seni rupa, mencakup pengetahuan, keterampilan, dan nilai dalam menghasilkan karya seni berupa lukisan, patung, ukiran, cetak-mencetak, dan sebagainya
  2. Seni musik, mencakup kemampuan untuk menguasai olah vokal, memainkan alat musik, apresiasi karya musik
  3. Seni tari, mencakup keterampilan gerak berdasarkan olah tubuh dengan dan tanpa rangsangan bunyi, apresiasi terhadap gerak tari
  4. Seni drama, mencakup keterampilan pementasan dengan memadukan seni musik, seni tari dan peran
  5. Keterampilan, mencakup segala aspek kecakapan hidup ( life skills ) yang meliputi keterampilan personal, keterampilan sosial, keterampilan vokasional dan keterampilan akademik.
Di antara keempat bidang seni yang ditawarkan, minimal diajarkan satu bidang seni sesuai dengan kemampuan sumberdaya manusia serta fasilitas yang tersedia. Pada sekolah yang mampu menyelenggarakan pembelajaran lebih dari satu bidang seni, peserta didik diberi kesempatan untuk memilih bidang seni yang akan diikutinya. Pada tingkat SD/MI, mata pelajaran Keterampilan ditekankan pada keterampilan vokasional, khusus kerajinan tangan. 

D.  CONTOH PERANGKAT PEMBELAJARAN
Berikut adalah contoh perangkat pembelajaran SBK yang dapat anda download dan anda kembangkan sesuai kondisi di sekolah anda.
3.  Silabus
4. Prota
5. Promes
6. RPP
7. KKM  

Perangkat Pembelajaran PAI SD

Posted by sdn2banaran | | Category: , , , , , | 0 komentar

Agama memiliki peran yang amat penting dalam kehidupan umat manusia. Agama menjadi pemandu dalam upaya mewujudkan suatu kehidupan yang bermakna, damai dan bermartabat. Menyadari betapa pentingnya peran agama bagi kehidupan umat manusia maka internalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan setiap pribadi menjadi sebuah keniscayaan, yang ditempuh melalui pendidikan baik pendidikan di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.

Pendidikan Agama dimaksudkan untuk peningkatan potensi spiritual dan membentuk peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, dan moral sebagai perwujudan dari pendidikan Agama. Peningkatan potensi spritual mencakup pengenalan, pemahaman, dan penanaman nilai-nilai keagamaan, serta pengamalan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan individual ataupun kolektif kemasyarakatan. Peningkatan potensi spritual tersebut pada akhirnya bertujuan pada optimalisasi berbagai potensi yang dimiliki manusia yang aktualisasinya mencerminkan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan.
Pendidikan Agama Islam diberikan dengan mengikuti tuntunan bahwa agama diajarkan kepada manusia dengan visi untuk mewujudkan manusia yang bertakwa kepada Allah SWT dan berakhlak mulia, serta bertujuan untuk menghasilkan manusia yang jujur, adil, berbudi pekerti, etis, saling menghargai, disiplin, harmonis dan produktif, baik personal maupun sosial. Tuntutan visi ini mendorong dikembangkannya standar kompetesi sesuai dengan jenjang persekolahan  yang secara nasional ditandai dengan ciri-ciri:
  1. lebih menitik beratkan pencapaian kompetensi secata utuh selain penguasaaan materi;
  2. mengakomodasikan keragaman kebutuhan dan sumber daya pendidikan yang tersedia;
  3. memberiklan kebebasan yang lebih luas kepada pendidik di lapangan untuk mengembangkan strategi dan program pembelajaran seauai dengan kebutuhan dan ketersedian sumber daya pendidikan.
Pendidikan Agama Islam diharapkan menghasilkan manusia yang selalu berupaya menyempurnakan iman, takwa, dan akhlak, serta aktif membangun peradaban dan keharmonisan kehidupan, khususnya dalam memajukan peradaban bangsa yang bermartabat. Manusia seperti itu diharapkan tangguh dalam menghadapi tantangan, hambatan, dan perubahan yang muncul  dalam pergaulan masyarakat baik dalam lingkup lokal, nasional, regional maupun global.
Pendidik diharapkan dapat mengembangkan metode pembelajaran sesuai dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar. Pencapaian seluruh kompetensi dasar perilaku terpuji dapat dilakukan tidak beraturan. Peran semua unsur sekolah, orang tua siswa dan masyarakat sangat penting dalam mendukung keberhasilan pencapaian tujuan Pendidikan Agama Islam.
Tujuan
Pendidikan Agama Islam di SD/MI bertujuan untuk:
1.      menumbuhkembangkan akidah melalui pemberian, pemupukan, dan pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, pembiasaan, serta pengalaman peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT;
2.      mewujudkan manuasia Indonesia yang taat beragama  dan berakhlak mulia  yaitu manusia yang berpengetahuan, rajin beribadah, cerdas, produktif, jujur, adil, etis, berdisiplin, bertoleransi (tasamuh), menjaga keharmonisan secara personal dan sosial serta mengembangkan budaya agama dalam komunitas sekolah.
Ruang Lingkup
Ruang lingkup Pendidikan Agama Islam meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
  1. Al-Qur’an dan Hadits
  2. Aqidah
  3. Akhlak
  4. Fiqih
  5. Tarikh dan Kebudayaan Islam
Pendidikan Agama Islam menekankan keseimbangan, keselarasan, dan keserasian antara hubungan manusia dengan Allah SWT, hubungan manusia dengan sesama manusia, hubungan manusia dengan diri sendiri, dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya.
Berikut adalah contoh perangkat pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan pendekatan metode CLT
  1. Pemetaan SK dan KD PAI
  2. Silabus
  3. Program Tahunan (Protah)
  4. Program Semester (Promes)
  5. KKM PAI
  6. RPP PAI Kelas 1-6


Artikel terkait:
1. Perangkat Pembelajaran kelas 1 SD
2. Perangkat Pembelajaran kelas 2 SD
3. Perangkat Pembelajaran kelas 3 SD
4. Perangkat Pembelajaran kelas 4 SD
5. Perangkat Pembelajaran kelas 5 SD
6. Perangkat Pembelajaran kelas 6 SD 
7. Perangkat Pembelajaran Penjaskes
8. Perangkat Pembelajaran PAI
9. Perangkat Pembelajaran SBK
10. Perangkat Pembelajaran Bahasa Jawa
11. Perangkat Pembelajaran Bahasa Inggris

Perangkat Pembelajaran Kelas II SD


Berikut ini adalah contoh pembelajaran tematik untuk kelas 2 Sekolah Dasar, dengan pendekatan metode CLT. Silahkan klik pada nama file untuk mengunduh file yang anda inginkan. Semoga bermanfaat!

3. Prota
Artikel terkait:
1. Perangkat Pembelajaran kelas 1 SD
2. Perangkat Pembelajaran kelas 2 SD
3. Perangkat Pembelajaran kelas 3 SD
4. Perangkat Pembelajaran kelas 4 SD
5. Perangkat Pembelajaran kelas 5 SD
6. Perangkat Pembelajaran kelas 6 SD 
7. Perangkat Pembelajaran Penjaskes
8. Perangkat Pembelajaran PAI
9. Perangkat Pembelajaran SBK
10. Perangkat Pembelajaran Bahasa Jawa
11. Perangkat Pembelajaran Bahasa Inggris
4. Promes

Perangkat Pembelajaran Kelas VI SD


Berikut adalah contoh perangkat pembelajaran dengan model terbaru, pembelajaran PAIKEM dengan tahap eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi, juga dilengkapi dengan pengembangan karakter bangsa.
Semoga bermanfaat....

 KKM TIK.doc

Artikel terkait:
1. Perangkat Pembelajaran kelas 1 SD
2. Perangkat Pembelajaran kelas 2 SD
3. Perangkat Pembelajaran kelas 3 SD
4. Perangkat Pembelajaran kelas 4 SD
5. Perangkat Pembelajaran kelas 5 SD
6. Perangkat Pembelajaran kelas 6 SD 
7. Perangkat Pembelajaran Penjaskes
8. Perangkat Pembelajaran PAI
9. Perangkat Pembelajaran SBK
10. Perangkat Pembelajaran Bahasa Jawa
11. Perangkat Pembelajaran Bahasa Inggris

Perangkat Pembelajaran Kelas V SD

Perangkat Pembelajaran Kelas IV SD

Perangkat Pembelajaran Kelas 3 SD


Perangkat Pembelajaran Kelas 3 SD


Berikut ini adalah beberapa contoh perangkat pembelajaran untuk kelas III Sekolah Dasar(SD) yang meliputi SK dan KD, pemetaan SK dan KD, RPP, silabus, promes, KKM, jaringan tema,  untuk pembelajaran tematik dengan pendekatan metode CLT (Contextual Teaching and Learning) dapat anda download. Untuk mengunduh file, silahkan klik nama file yang anda inginkan. Semoga bermanfaat....

3. KKM
4. Promes
7. Pemetaan SK dan KD

Artikel terkait:
1. Perangkat Pembelajaran kelas 1 SD
2. Perangkat Pembelajaran kelas 2 SD
3. Perangkat Pembelajaran kelas 3 SD
4. Perangkat Pembelajaran kelas 4 SD
5. Perangkat Pembelajaran kelas 5 SD
6. Perangkat Pembelajaran kelas 6 SD 

Senin, 17 Oktober 2011

Perangkat Pembelajaran Mapel Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan untuk SD

Posted by sdn2banaran | Senin, 17 Oktober 2011 | Category: , | 0 komentar


Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan merupakan bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan, bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani, keterampilan gerak, keterampilan berfikir kritis, keterampilan sosial, penalaran, stabilitas emosional, tindakan moral, aspek pola hidup sehat dan pengenalan lingkungan bersih melalui aktivitas jasmani, olahraga dan kesehatan terpilih yang direncanakan secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional.


Perangkat Pembelajaran Kelas 1 Sekolah Dasar

Posted by sdn2banaran | | Category: , , | 0 komentar

Siswa kelas 1 Sekolah Dasar, umumnya berusia antara 6 sampai tujuh tahun. Karena usia mereka masih dini, seyogyanya pembelajaran untuk siswa kelas 1 Sekolah Dasar menggunakan pendekatan tematik, karena pemikiran siswa masih bersifat holistik, sehingga dengan pendekatan tersebut diharapkan akan memudahkan siswa memahami materi yang disampaikan.
Berikut adalah beberapa contoh perangkat pembelajaran dengan pendekatan tematik untuk kelas 1 SD

RPP Semester 1 
Promes Semester 1 
Pemetaan SK dan KD semester 2
Pemetaan SK dan KD Semester 1
Pendidikan Karakter dalam Mapel Bahasa Jawa semester1
Silabus Semester 1
Promes Semester 2
RPP Semester 2
Silabus Semester 2
Pendidikan Karakter dalam Mapel Bahasa Jawa, semester 2